MUTIA GINTING

La vie en Rose

Monday, January 16, 2006

NITA, UNE TRES JOLIE BIZARRE!!!

Elle est une jolie fille réellement, mais elle a un visage effrayant, qui est NITA. Mon ami dans Medan qui est un peu fou et si gentil de faire un tour. Il y a beaucoup de garçons l'aimant, le problème est elle aime beaucoup de garçons.

Et maintenant sur elle aime un PUTRA d'appel de garçon, il est un gentil type avec une bonne plaisanterie et si amical, mais n'a aucun travail, parce qu'il étudie toujours dans une université. Ce PUTRA aime NITA tellement aussi.

MAIS...... PUTRA refusé par NITA stupide seulement en raison PUTRA n'a aucun travail, elle a dit que le PUTRA n'a aucun bon futur. N'est-elle pas que la raison ridicule et les choses idiotes de faire??? NITA n'a aucun droit de dire que le PUTRA n'a aucun futur, elle n'est pas Dieu, n'est pas elle!!! Ne pensez-vous pas comme je fais que NITA a fait du tort la chose??

Friday, December 30, 2005

Pawang Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu


HALIMAN TOYYIBA!!!! Ya Gusti ALLAH......
Mulut keriputnya terlihat sibuk komat kamit menghapalkan doa agar para hantu, tak mengganggu kesibukannya mengontrol ruang bawah tanah, gedung lawang sewu..

"Saya kesini mau menjamu teman2 saya, yang dari jepang, belanda, atau para pejuang. Nah saya mau nyanyi untuk mereka". Maka ia pun bersenandung dengan suara lirih... untuk semua makhluk gaib yang ada disana. Ditemani lilin dan desauan angin. Suasana ruang tanah bertambah mencekam, dan sesak dengan nafas ketakutan.

Itulah mbah tunggak. Hari Tunggak, sang pawang lawang sewu. Sejak tahun '57, ia mengabdikan hidupnya menjadi penjaga gedung penuh sejarah. Sambil melupakan masa lalu yang suram, selama hidup sebagai jongos (pembantu) jepang di masa penjajahan.

Entah bagaimana masa depannya kelak, dan entah sesuram apa masa lalunya? yang jelas mbah tunggak terpaksa bergaul dengan hantu, demi menjaga hidup tetap utuh...

Saksikan Kisah Mbah Tunggak, di KEJAMNYA DUNIA, HARI JUM'AT 13 JANUARI 2006, PUKUL 10.30 WIB di TRANS TV...............MILIK KITA SEMUA

Sunday, December 25, 2005

You Re Beautiful



Meski kau kumuh
Koyakan demi koyakan menghiasi bajumu
Atau kerut-kerut kekhawatiran tak pernah lepas dari wajah tua itu
Gigi-gigi jarang tak terawat kerap muncul saat kau tertawa
Jari-jari tangan gemuk dan penuh luka terlihat sibuk bekerja

Yah.. ketika kulihat kau bersimbah peluh
berdiri diatas lorong kumal, dan membagikan senyum
berharap orang datang berkunjung kewarung nasimu
Saat itulah aku sadar....
You Re Beautiful MAMA
Absolutely
And I love U
HAPPY B'DAY MAMA

Tuesday, December 13, 2005

CA BAU KAN.....



Hari ini aku shooting reka ulang, biasalah kasus orang cacat dan susah. Ceritanya sie garing banget, trus kucobalah mewarnai kasus itu dengan reka ulang yang unik. Aku ngebayangin berhubung kasusnya orang betawi, jadi gimana kalo pake kawinan betawi bok... lucu juga kan. Dan langsung kuberi note dinaskahku, kepada sang kameraman : ANDRI, KITA BIKIN FILM CA BAU KAN YAH!!!..

Sial bung setelah hari H, andri, sang kameraman itu malah nanya,Ca bau kan itu filmnya kayak apa sih mut??? Gubrak, aduh... aduh, kayaknya para kameraman kejamnya dunia harus lebih banyak nonton film deh. Kan aku dah berkhayal mau ngalahin Nia Dinata yah, eh malah ga jadi, kan sedih... Akhirnya terpaksa bikin seadanya saja. Aduh bingung. Mana abis banyak lagi... Sebel n pusing nih. What ever, thanks dech udah mo berusaha ngelakuin semampunya bareng ma tya. Apapun itu, aku ngerti kita punya batasan. Semoga next time, reka ulang seindah Ca Bau Kan dapat kuwujudkan. SEMOGA!!!

Friday, December 09, 2005

FERRY SALIM? EHM.....



Tau Ferry Salim?. Atau kamu pasti kenal kan dengan Marcella Zalianty yang seksi. Yah.. pengalamanku seputar2 mereka itulah.
Suatu hari ditanggal....ehmm...ehmmm tanggal berapa yah??? yang pasti akhir novemberlah. Ketika salah seorang ex-team ku menjadi asprod di program NOMAT.
Well, hari itu ferry dan Marcella datang. Voila. "he's just soo metrosexual" kata mbak De'o. Aku bilang"ehmmm... ga juga sieh mbak. Tapi keren juga tuch. Ya sudahlah, artis gini". Kami berdua segera sibuk bergelut dengan naskah kejamnya dunia.

Suddenly ada suara teriak2 memanggilku. "Adik kecil... Adik kecill, Mutia, bantuin aku dong..." M'Asty (X-Team) itu teriak2. "Napa sih mbak?" Keningku sampai berkerut bingung. "Sini, tolong aku ajarin Ferry salim baca kata2 dalam bahasa Prancis ini", dia langsung menarik tanganku. "Oh... NO. Ga mau mbak, aku kan ga pintar-pintar banget. Ga mau mbak!!! kan MALU" kataku. Tapi mbak asty langsung aja nyeret aku, "Ayolah, aku ga tau siapa lagi yang bisa bantuin. Nanti kalo salah baca kan malu".

Percuma nolak, toh aku dah dihadapan Ferry salim sekarang. Well, sejujurnya sih aku takut!!!
"Oh jadi ini mbak yang bisa ngajarin baca yah?" Ferry berkata. Sepertinya, harus aku hadapi bukan?. "Yah, ada yang bisa saya bantu mas? yang mana yah yang mau dibaca?". "Yang dalam kotak ini semua deh kayaknya. Gimana mbak bacanya?", ferry melihatku. Well, he's just a nice guy i think. Sooooo????.

"Okay, sitdown please. gimana kalo dicatat aja biar ga salah", aku memberi saran, dan ternyata dia ikuti. Dan pelajaran pun berlanjut sekitar 7 menit.

"Horeeeee, hari ini aku ngajarin artis berbahasa prancis. Jarang2kan. Thank u mbak asty. What a beautiful experience yah...". Kapan lagi yah bisa ngajarin artis sekelas Ferry dan Marcella Kan.... Thanks TRANS TV.

Saturday, November 26, 2005

PELANGIKU DATANG LAGI



Titik2 hujan membasahi bumi. Mengantarkan hari sabtu sendu, menuju tawa dan senyum ceriaku. yah... kini pelangiku akan datang lagi.

Ingin ku berlari, berjumpa sang dewa hati, membawa aku pergi bersama tuk selamanya. Dewa yang sedang menderita, hati dan ragawi. Dewa yang sedang meratapi diriku, karena lama memendam iri. Iri pada masa yang berlalu, tanpa sibuah hati.

Titik hujan bak berlian putih, terima kasih tlah datang hari ini. Mengantarkan pelangi dan siburung besi, yang membawa pujaan hati, mendekat kembali.

Pelangi aku bahagia. Sang dewa dan aku pun bisa tersenyum seindah kilauan hari.
Pelangi, terima kasih telah datang lagi.

Wednesday, October 19, 2005

HATI YANG TAK TERBACA



Kulangkahkan kaki di pagi jakarta yang cerah.Berharap hari ini akan sempurna, walau kesempurnaan sebenarnya hanyalah miliki Yang Kuasa. Aku ingin menyelesaikan naskahku dengan baik. Bisa segera mengirimkan uang pada ibu yang sangat membutuhkan. Dan bisa sedikit berpikir untuk pekerjaan selanjutnya. Intinya aku berharap semua baik-baik saja.

Manusia hanya bisa berencana, Allah jualah yang menentukan. ternyata semuanya berantakan. Dan itu semua hanya karena hatiku... hati yang aku sendiri tak bisa mengerti...

begitu terduduk di depan komputer, seputar masalah mulai bermunculan, menggoda pecahnya konsentrasiku. Seorang Upm datang, menuntut settlement, yang sebenarnya ingin kukerjakan selepas naskah. Lalu seorang kameraman datang, ia memintaku menelpon narasumber yang ingkar janji, tak lagi mau membayar biaya operasi anak-anak yang cacat pinguin, padahal ia telah berjanji. Aku bingung, aku merasa bersalah, walau sebenarnya itu bukan salahku, emang dasar pak yantonya aja yang brengsek. Aku dan Campers ku hanya sebagai penengah... jadi kalo ada masalah, itu bukanlah urusanku... Jadi kenapa Campers pengen bertanggung jawab yah... Hah.. Aku bingung... bingung... dan bingung.

Jam semakin menunjukkan jam 2 siang. Ya Allah, ternyata aku belum melakukan kewajibanku yang lainnya. Mengirimkan uang yang sangat dibutuhkan orangtua. Dan ternyata kewajiban itu tetap ga bisa kupenuhi....

Kenapa sih hati ini, sedikit saja tersentuh masalah, aku langsung tak bisa berbuat apa-apa. Aku langsung tersentuh dan bersedih. Apalagi kali ini, terlalu banyak masalah yang disodorkan membuatku tak bisa berpikir. Otak tak lagi bisa berperan, hatilah yang mengambil alih. Padahal hati adalah musuhku. Yah... hati terlalu mellow, terlalu lemah, hatilah yang selalu membuatku terpuruk dalam kesedihan. Aku tak bisa mengontrolnya, atau tak pernah belajar bagaimana, apalagi ada yang mengajari.

Hari ini sepertinya aku memang tidak beruntung. Dan hari ini aku menjadi orang yang gagal. Gagal menyelesaikan tugas, masalah dan menguasai hati...

Hah... entah sampai kapan aku akan terus gagal???. Hanya Tuhan dan hatiku yang tahu, Mungkin.